18 Oktober 2013

Aneka Mesin Bubut Alat Meningkatkan Ekonomi

Mesin Bubut
Mesin bubut merupakan salah satu dari sekian banyak alat produksi dalam dunia industri. Saat ini mesin bubut tidak hanya dicari dan digunakan dalam pabrik, tapi juga dalam industri usaha kecil.

Tidak pelak lagi, bahwa dalam dunia industri untuk menciptakan lapangan kerja maupun peluang bisnis, dibutuhkan sejumlah bahan dan alat mesin industri, selain tentunya sumber daya (baik sumber daya alam, sumber daya manusia, maupun modal). 

Ketiadaan alat dan mesin perkakas untuk kebutuhan industri mustahil dapat meningkatkan produksi, yang ujung-ujungnya malah membuat ketiadaan sumber devisa negara. Perlu diketahui, bahwa salah satu faktor penting peningkatan ekonomi nasional adalah industri.

Tidak usah jauh-jauh ke skala nasional, untuk skala industri rumahan saja bahkan alat-alat sangat dibutuhkan. Contoh kecil adalah usaha perbengkelan, baik bengkel las, reparasi mesin dan sebagainya. Salah satu alat yang sangat dibutuhkan adalah mesin bubut.


Mesin bubut adalah sebuah mesin perkakas atau alat yang digunakan untuk memotong benda dengan cara diputar. Kata bubut sendiri merupakan suatu proses penyayatan benda yang sayatannya dilakukan dengan cara memutar benda kerja, kemudian dimasukkan pada pahat yang digerakkan secara translasi sejajar dengan sumbu putar bidang kerja. Gerakan putar dari benda kerja disebut gerak potong relatif, dan gerak translasi dari pahat disebut gerak umpan. 

Prinsip kerja pada proses bubut atau proses turning (pemutaran) adalah menghilangkan bagian dari benda kerja untuk memperoleh bentuk tertentu dengan pemutaran disesuaikan dengan kecepatan tertentu, dimana benda kerja berputar dan dipegang dengan kuat oleh pencengkeram/pencekam (chuck), sementara pahat bubut bergerak memanjang dan melintang untuk menyayat benda kerja. Sayatan benda kerja yang dihasilkan biasanya dalam bentuk simetris. 

Komponen Utama Mesin Bubut

Komponen utama mesin bubut antara lain: meja mesin, a headstock, a tailstock, a compound slide, across slide, a toolpost, dan leadscrew dan lain-lain.

Mesin Bubut

  • Tailstock untuk memegang atau menyangga benda kerja pada bagian ujung yang berseberangan dengan Chuck (pencekam) pada proses pemesinan di mesin bubut. 
  • Lead crew adalah poros panjang berulir yang terletak agak dibawah dan sejajar dengan bangku, memanjang dari kepala tetap sampai ekor tetap. Dihubungkan dengan roda gigi pada kepala tetap dan putarannya bisa dibalik. Dipasang ke pembawa (carriage) dan digunakan sebagai ulir pengarah untuk membuat ulir saja dan bisa dilepas kalau tidak dipakai.
  • Feedrod terletak dibawah ulir pengarah yang berfungsi untuk menyalurkan daya dari kotak pengubah cepat (quick change box) untuk menggerakkan mekanisme apron dalam arah melintang atau memanjang.
  • Carriage terdiri dari tempat eretan, dudukan pahat dan apron. Konstruksinya kuat karena harus menyangga dan mengarahkan pahat pemotong. Dilengkapi dengan dua cross slide untuk mengarahkan pahat dalam arah melintang. Spindle yang atas mengendalikan gerakan dudukan pahat dan spindle atas untuk menggerakkan pembawa sepanjang landasan.
  • Toolpost digunakan sebagai tempat dudukan pahat bubut, dengan menggunakan pemegang pahat.
  • Headstock , yaitu tempat terletaknya transmisi gerak pada mesin bubut yang mengatur putaran yang dibutuhkan pada proses pembubutan.

Dimensi dan Jenis-Jenis Mesin Bubut
Dimensi atau ukuran mesin bubut biasanya dinyatakan dalam diameter benda kerja yang dapat dikerjakan pada mesin tersebut. misalnya sebuah mesin bubut ukuran 400 mm mempunyai arti mesin bisa mengerjakan benda kerja sampai diameter 400 mm. Ukuran kedua yang diperlukan dari sebuah mesin bubut adalah panjang benda kerja. Beberapa pabrik menyatakan dalam panjang maksimum benda kerja diantara kedua pusat mesin bubut, sedangkan sebagian pabrik lain menyatakan dalam panjang bangku. Ada beberapa variasi dalam jenis mesin bubut dan variasi dalam desainnya tersebut tergantung cara pengoparasiannya dan jenis produksi atau jenis benda kerja. 

Dilihat cara pengoperasian mesin bubut dibagi menjadi dua jenis yaitu mesin bubut manual dan mesin bubut otomatis. Mesin bubut manual adalah mesin bubut yang proses pengoperasiannya secara manual dilakukan oleh manusia secara langsung, sedangkan mesin bubut atomatis adalah mesin bubut yang perkakasnya secara otomatis memotong benda kerja dan mundur setelah proses diselesaikan, dimana semua pegerakan sudah diatur atau diprogram secara otomatis dengan mengunakan komputer. Mesin bubut yang otomatis sepenuhnya dilengkapi dengan tool magazine sehingga sejumlah alat potong dapat diletakan dimesin secara berurutan dengan hanya sedikit pengawasan dari operator. Mesin bubut otomatis ini lebih dikenal dengan sebutan CNC (Computer Numerical Control) Lathe Machine ( mesin bubut dengan sistem komputer kontrol numerik).

Mesin Bubut


Dilihat dari jenis pekerjaan, mesin bubut terdiri dari berbagai jenis, yaitu : 

Mesin Bubut Ringan

Mesin bubut ringan digunakan untuk benda kerja yang berdimensi kecil, mesin ini mudah dipindahkan sesuai dengan kebutuhan dan dapat diletakkan di atas meja. Mesin bubut ringan biasanya digunakan pada home industry (usaha kecil) karena sederhana dan panjangnya tidak lebih dari 1200mm.

Mesin Bubut

Mesin Bubut Sedang 

Mesin bubut sedang biasanya digunakan pada industri-industri kecil atau bengkel perawatan dan pembuatan komponen. Mesin bubut sedang dapat membubut benda kerja sampai dengan diameter 200mm dan dengan panjangn 100mm.


Mesin Bubut

Mesin Bubut Standar

Mesin bubut standar memiliki komponen seperti pada mesin bubut kecil dan mesin bubut sedang, namun dilengkapi dengan beberapa fasilitas tambahan, yaitu lampu kerja, kran pendingin, rem pengaman untuk keadaan darurat serta bak penampungan beram.

Mesin Bubut

Mesin Bubut Berat

Mesin bubut berat memiliki ukuran yang sangat besar. Mesin ini sering digunakan pada industri-industri besar. Ada dua jenis mesin bubut berat, yaitu mesin bubut beralas panjang dan mesin bubut lantai.

1. Mesin Bubut Beralas Panjang.
Mesin bubut ini dinamakan beralas panjang karena panjang alasnya mencapai 5 sampai 7 meter dengan cekam yang berdiameter sampai 2 meter. Mesin bubut beralas panjang cocok digunakan pada industri besar yang membubut benda kerja berdimensi dan berdiameter besar, seperti roda-roda puli yang besar, poros baling-baling kapal, dan menyelesaikan hasil cetakan roda mesin pengeras jalan.

Mesin Bubut

2. Mesin Bubut Lantai.
Mesin bubut lantai mempunyai fungsi yang hampir sama dengan mesin bubut beralas panjang. Bedanya, mesin bubut lantai memiliki kapasitas yang lebih besar, sehingga pergerakan penjepit pahat, tail stock, dan untuk pengikatan benda harus dilakukan dengan cara hidrolik, pneumatik, atau elektrik. Pengikatan dan pelepasan benda kerja juga harus dibantu dengan alat angkat sehingga mesin bubut lantai ini hanya digunakan pada industri-industri berskala sangat besar.

Mesin Bubut



(referensi blog : filosofi-mesinbubut.blogspot.com)
Like This Article:
Share This Article : Facebook Twitter Google+

Artikel Terkait:

11 komentar:

  1. Kunjungannya sob

    http://www.daiki-kaito.bloggerindonesia.or.id/

    BalasHapus
  2. mantab sob!
    keren. kalo mau pasang link ga,bar dengan tujuan

    anda bisa cari di google

    BalasHapus
  3. bagus informasi ini. jadi bisa menambah wawasan untuk kita semua tentang aneka mesin yang bisa dimanfaatkan untuk atau sebagai alat produksi. Terimakasih atas sharing nya yang sangat bermanfaat ini :)

    BalasHapus
  4. Keren infonya, sangat bermanfaat

    BalasHapus
  5. mantap gan :) ane juga sering main mesin bubut
    mampir ke gubug ane yaa
    Download BBM for Android

    BalasHapus
  6. mantap ih infonya

    BalasHapus

Silahkan Berkomentar Dengan Sopan, Tanpa Mengandung Unsur SARA, SEX dan hal-hal negatif lainnya.